Inilah Cara Akurat Analisa Teknikal Forex

Bermain forex tanpa mengenal analisa berarti kita melakukan suatu perjudian didalamnya. sudah jelas, dengan perjudian maka akan berujung pada sebuah kerugian untuk kita. Sayangnya momen semacam ini bukan saja dialami sebagian pemain pemula yang baru menekuni dunia forex. Ada yang sudah mengalami loss puluhan hingga ratusan juta baru menyadari tanpa analisa yang baik maka perdagangan forex sama dengan perjudian.


Itulah sebabnya Belajar Forex berusaha menekankan pentingnya analisa dalam bertrading forex. Tanpa itu, jangan harap kita akan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang. Jika pun mendapatkan keuntungan, umumnya sebab hal luck serta tak akan awet alias tahan lama. Dalam hitungan minggu sampai bulan saja, seluruh dana yang kita gunakana akan ludes sebab hal minimnya pengetahuan analisa.

Jadi bisa disimpulkan bahwa mengenal analisa terhadap pergerakan harga adalah faktor yang utama diketahui oleh para pemain forex. Secara garis besar, analisa dalam forex trading dibagi menjadi dua cara, yaitu  analisa Fundamental serta analisa Teknikal. Keduanya berpijak pada anggapan yang tak sama satu sama lain. Nah pada kesempatan saya akan menjelaskan sedikit tentang Cara Analisa Teknikal untuk forex.

Analisa teknikal beranjak pada pemikiran bahwa pergerakan harga bisa diprediksi dari masa lalu. Artinya, dengan semua data pergerakan harga dimasa lalu, kita bisa memprediksi pergerakannya dimasa yang akan datang. Sesuatu yang benar-benar tak masuk akal menurut para analis fundamental. Metode Technical Analysis merupakan sebuah metode bagi menganalisa data-data masa lalu dari pasar yaitu data harga, volume serta open interest unntuk memprediksi kecenderungan harga pada masa akan dating.

Dasar perhitungan dalam analisa teknikal sebetulnya merupakan matematika yang besar diantaranya merupakan statistik serta ilmu chaos theory (pattern recognition). Sehingga memang mengambil pendekatan dengan cara eksak. Dengan demikian hasil yang diperoleh pun bisa berupa angka yang eksak serta pasti. Sesuatu yang tak bisa dibagikan oleh analisa fundamental. Sebagian analis teknikal bahkan berbicara demikian “Technical analysis is a cheat trading”

Analisa teknikal dikenal karena hal eksak serta bisa diterapkan pada setiap metode trading ( day trading, weekly bahkan monthly hingga yearly). Berikut dibawah ini salah satu tips cara untuk menganalisa menggunakan Teknikal pada Forex :

1. Buka Chart serta kenali trend yang sedang berjalan

Langkah yang pertama adalah kamu wajib melakukan membuka chart, kemudian lihat trend yang sedang berjalan. Kamu dapat memilih, trend yang mana yang mau kamu ikuti serta kegunaannya. Kenalilah trend yang sedang berjalan, mulai dari trend jangka panjang, baru kemudian mundur ke trend jangka menengah atau jangka pendek.

Meskipun kamu boleh memilih trend mana yang akan kamu gunakan, disarankan untuk mencari trend jangka panjang (major trend) serta mengikutinya. Ingat, “the trend is your friend”. Kalau kamu sudah mengetahui apa yang sedang trend-nya, maka taktik yang paling baik untuk kamu merupakan mengambil posisi (transaksi) yang searah dengan trend yang sedang berjalan. Kalau trend saat itu merupakan naik (uptrend), maka sebaiknya kamu mencari kesempatan “buy”. Sebaliknya, kalau trend-nya merupakan turun (downtrend), maka carilah kesempatan “sell”.

2. Menentukan Support dan Resistance

Setelah kamu dapat mengetahuii trend yang telah berjalan, langkah selanjutnya merupakan menentukan di mana level support serta resistance. Kamu dapat mencari kesempatan “buy” di area support atau “sell” di area resistance. Pasti saja kamu tidak boleh melupakan langkah pertama di atas, yaitu mengambil posisi yang searah dengan trend. Dengan kamu melihat trend saat itu merupakan uptrend, maka carilah posisi “buy” di area support, demikian sebaliknya.

3. Menggunakan Moving Average ( MA )

Anda juga dapat menggunakan indikator moving average (MA) bagi mengetahui trend yang berjalan. Kalau susah trendline, Kamu dapat melihat pergerakan MA bagi menolong Kamu mengidentifikasi trend. Sederhananya, kalau kamu menonton Moving Average bergerak turun serta harga bergerak di bawah MA, maka trend saat itu merupakan downtrend. Sebaliknya, kalau kamu melihat Moving Average bergerak naik serta harga bergerak di atas, maka trend saat itu merupakan uptrend.

Selain itu, Moving Average juga dapat bermanfaat sebagai support serta resistance. Kalau moving overage berada di atas pergerakan harga, ia bermanfaat sebagai resistance. Kalau Moving Everage berada di bawah pergerakan harga, manfaatnya merupakan sebagai support.

4. Filter dengan indikator osilator

Indikator osilator dapat membagikan membagikann sebuah pasar sedang berada dalam kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold). Kondisi overbought artinya merupakan kondisi ketika harga dianggap telah lumayan tinggi pada saat itu. Kondisi ini kerapkali diikuti oleh penurunan harga. Sebaliknya, kondisi oversold berarti harga dianggap telah lumayan rendah pada saat itu, serta kerapkali diikuti oleh naiknya harga.

Ketika indikator osilator telah menunjukan indikasi overbought, maka yang butuh kamu lakukan merupakan menantikan konfirmasi sinyal sell. Sebaliknya, kalau osilator menunjukan indikasi oversold, tunggulah konfirmasi sinyal buy. Akan tetapi kamu catat bahwa tak rutin kondisi overbought atau oversold diikuti oleh pembalikan arah pergerakan harga.

Ada kalanya indikator semakin berada di area overbought atau oversold bagi sebagian waktu akan tapi harga semakin bergerak melanjutkan arah sebelumnya. Kamu wajib menyesuaikan sinyal yang dibagikan oleh indikator dengan trend yang sedang berjalan. Dalam kondisi uptrend, carilah hanya sinyal buy saja, sebaliknya dalam kondisi downtrend carilah hanya sinyal sell saja. 

Indikator yang dapat kamu gunakan di antaranya merupakan stochastic serta CCI. ada faktor penting yang butuh kamu perlu jangan terlalu banyak menggunakan indikator karena justru “kelatahan” itulah yang membuat analisa teknikal menjadi rumit. 

5. Tentukan stop loss serta sasaran profit

Tentukanlah level stop loss serta sasaran profit dari transaksi yang kamu lakukan. Dalam menentukan stop loss serta sasaran profit, kamu tidak boleh lupa pada aturan risk-reward-ratio, di mana stop loss tidak boleh lebih besar daripada sasaran profit. Ini aturan yang tidak boleh dilanggar.

Anda pun wajib menentukan seberapa besar volume transaksi yang Kamu perbuat. Sesuaikan dengan trading plan kamu, jadi semisalnya kamu mengalami kemenyesalan maka resiko yang Kamu terima tak melebihi toleransi resiko.

Itulah diatas Cara Akurat Analisa Teknikal Pada Forex semoga bermanfaat bagi anda semua.
Tag: Forex

Berlangganan: Masukkan e-mail Anda untuk memperoleh kiriman artikel teraktual dari librasbr.com tepat di pesan kotak masuk.

feedburner

0 Komentar untuk "Inilah Cara Akurat Analisa Teknikal Forex"

KETENTUAN BERKOMENTAR

↳ Berkomentarlah sesuai isi dan topik artikel
↳ Dilarang menyisipkan PRANALA (link) AKTIF